Apr 11, 2015

Ayo Dibaca Ini Tips Mengemudi Dengan Halus Dan Hemat BBM


Tips Mengemudi
Buat sobat blogger yang sedang latihan mengemudi atau memperbaiki kemahiran mengemudi mobil, ada beberapa teknik dasar mengemudi yang dapat kita lakukan supaya konsumsi bahan bakar efisien. Walaupun teknik-teknik yang dijelaskan di sini adalah teknik mengemudi mobil, tetapi pada prinsipnya bisa kamu terapkan pula saat kamu mengendarai sepeda motor.

  1. Bagi pengguna mobil bermesin bensin yang bertransmisi manual, pindahlah gigi pada kisaran putaran mesin 2.500-2.800 rpm (rotation per minute). Sementara untuk mesin diesel pada kisaran 2.000 rpm. Lebih dari itu, konsumsi bahan bakar akan bertambah, sementara di bawah itu mesin cenderung akan ngelitik (knocking) karena pembakaran tidak sempurna. Ini artinya bahan bakar terbuang percuma.Angka-angka itu berlaku untuk mobil empat silinder dengan perbandingan gigi transmisi (gear ratio) tertentu. Untuk mobil enam silinder dan gear ratio yang berbeda, putaran mesin paling efisien bisa berbeda.
  2. Nah, jangan lupa kemudikanlah mobil dengan halus, dan usahakan dengan kecepatan konstan. Data teknis menunjukkan, saat mobil berjalan dengan kecepatan konstan 50km per jam, daya yang dikeluarkan mesin hanya 5 kilowatt (kW). Sementara pada kecepatan 120 km per jam, daya yang dikeluarkan menjadi 25 kW. Oleh karena itu, hindari memindah persneling dengan tergesa-gesa dan melepas kopling mendadak, karena putaran mesin akan melonjak tiba-tiba dan konsumsi BBM meningkat.  Sebaiknya pindahlah gigi dengan smooth.
  3. Kemudian saat menghidupkan mesin, matikan semua sistem elektrikal, seperti AC, lampu, dan sistem audio, karena semua ini akan membebani kerja mesin, dan tentunya juga daya aki. Usahakan menghidupkan mesin hanya sekali, karena menghidupkan berulang-ulang akan membuang bahan bakar. Perlu diingat juga jangan injak gas saat start. Injaklah gas saat mobil sudah mulai bergerak sedikit,
  4. Jangan terlalu lama memanaskan mesin pada pagi hari. Tujuan pemanasan mesin adalah menunggu oli bersirkulasi sehingga melumasi bagian mesin secara sempurna, bukan benar-benar untuk membuat mesin jadi panas. Cukup 2-3 menit oli sudah bersirkulasi dengan baik. Jangan sampai lebih dari 5 menit, karena itu pemborosan BBM, Sebagian orang juga ada yang menganggap tidak perlu memanasi mobil karena typical mesin mobil saat sekarang sudah lebih canggih.
  5. Pada saat terjebak macet dan mobil tak bergerak lebih dari satu menit, lebih baik mesin dimatikan. Tapi ya resikonya akan kepanasan karena AC mobil ikut mati..  Hehehe.. Hindari juga menginjak rem atau gas secara mendadak. Untuk menghindari rem mendadak, pandangan pengemudi harus jauh ke depan dan siap mengantisipasi kemungkinan bahaya apa pun.
  6. Perhatikan aerodinamika mobil. Perlu diketahui, mobil kotor dan beberapa aksesori mobil seperti rak barang di atap bisa menambah hambatan udara yang berarti menambah kerja mesin dan memboroskan BBM. 

No comments:

Post a Comment

Disclaimer: Opinions expressed in comments are those of the comment writers alone and does not reflect or represent the views of Bangkutaman.com